Panen Raya Bawang Merah Pada Kelompok Tani Boneh Satangkai Jorong Pakan Sinayan Nagari Kamang Mudiak Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam

Posted on 2021-03-22 11:14:19 | by : Said | 300 kali dibaca | Category: BERITA TERKINI


Panen Raya Bawang Merah Pada Kelompok Tani Boneh Satangkai Jorong Pakan Sinayan Nagari Kamang Mudiak Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam (21/3/2021)

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan mengembangkan pertanian bawang merah dengan memberdayakan petani milenial. Pengembangan pertanian bawang merah itu akan menggandeng KUR Tani BNI Cluster, dimulai di Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam.

“Kamang Mudiak akan dijadikan percontohan pengembangan pertanian bawang putih. Bekerjasama dengan BNI melalui KUR dengan melibatkan petani milenial, ” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat panen perdana bawang merah Kelompok Tani Boneh Satangkai di Kamang Mudiak, Ahad (21/3/2021)

Dilaksanakannya Acara Panen Raya bawang merah pada kelompok tani boneh satangkai yang merupakan bagian dari kelompok Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani BNI Cluster dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat Syafrizal, wakil pimpinan BNI wilayah 02 Firmansyah, Kadis Distanhorbun Kab. Agam Arief Restu, Ketua KTNA Kab. Agam, Camat Kamang Magek, dan masyarakat disekitar

Pada kesempatan ini Gubernur menyampaikan terimakasih kepada Bank BNI yang sudah menyalurkan KUR Tani kepada petani bawang dan mengharapkan kepada masyarakat tani agar lebih banyak lagi memanfatkan KUR Tani ini kedepannya.

Mahyeldi optimis, bawang merah akan menjadi salah satu andalan hasil pertanian di Sumatera Barat. Pasalnya, bawang merah masuk kelompok komoditas pangan utama dan memiliki peran strategis dalam perekonomian Sumatera Barat.

“Saya optimis, bawang merah jadi andalan petani Sumatera Barat, ” kata Mahyeldi.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi menantang petani dan pihak – pihak terkait untuk merealisasikan pengembangan tanaman bawang merah. Di mulai dari Kelompok Tani Boneh Satangkai Kamang Mudiak beserta KTNA yang difasilitasi Dinas Pertanian dengan dukungan KUR BNI untuk menanam bawang seluas 20 hektar.

“Dengan terbukti dari lahan yang ada Boneh Satangkai bisa menghasilkan panen bawang merah lebih baik. Saya tantang petani di daerah ini untuk mengembangkan lebih luas lagi, minimal menanam bawang 20 hektar, ” tegas Mahyeldi.

Menurut Gubernur Mahyeldi, dengan kondisi harga yang relatif stabil dan peningkatan produksi yang terus naik setiap tahun, bawang merah memberikan efek terhadap kesejahteraan petani. Hal itu membuka peluang usaha pertanian bagi generasi milenial.

Untuk itu, lanjut Gubernur/Mahyeldi, pengembangan kawasan bawang merah akan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Beberapa kawasan pengembangan bawang merah yaitu, Kabupaten Agam, Tanah Datar, Solok Selatan, Lima Puluh Kota, tentunya Kab. Solok sebagai penghasil terbesar.

“Pengembangan kawasan bawang merah akan terus dilakukan. Beberapa kawasannya telah ditetapkan, tinggal mendorong petani bersinergi dengan lembaga pengucur dana KUR, salah satunya BNI, untuk modal pengolahan lahan,” tukas Mahyeldi.